Sepi Sendiri

Aku datang sendiri, hanya seorang diri
Perjalanan kutapaki sunyi
Dalam keramaian diserang sepi
Mungkin inilah hukum atas dosa yang kulakoni
Hidup dengan rasa mati

Jika kuturuti nafsu setan di dalam darah
Ingin rasanya kuteriakkan sumpah serapah
Berharap tubuh ini diserang lelah
Hingga tersungkur sadarku menutup mata

Kemana lagi kuseret setumpuk duka
Siapa pula yang sudi mendengarnya
Dalam sendiri kutanggung semua rasa
Sepi membanting setiap masa

Tuhan..
Jangan tinggalkan aku
Lihatlah bisikkan lirihku pada bumi
Sampaikah terdengar di langit?
Hanya satu pintaku
Bantu aku bahagia dalam sepi sendiri


Postingan populer dari blog ini

Mengenalmu dengan Baik

Review Buku Antologi - Nostalgia Biru

Lagu Yang Menyentuh Hati